Perlu menyimpan "kunci" ruangan ini dengan hati. Kali ini, hanya "Dia" yang boleh masuk dalam ruangan ini. Sebab, kemarin tanpa ide yg brilian saya berani menyerahkan kunci itu kepada sembarang Guna. Dan jiwa Guna itu pun dengan sukses memporakporandakan isi ruangan saya. Lukisan, toples kaca, bola kristal , sampai keset kaki saya turut tak berbentuk. Sekarang saya butuh seorang Dia untuk merapikannya kembali.
