#Justwrite 9
Dan, dulu kamu telah memilih bahagia tanpa saya meski alasannya entah. Pada kurun waktu tertentu, saya lewati sedih saya sendiri, sakit saya sendiri, mencoba berdiri tegak, dan menepis tiap anggapan sendiri. Tidak denganmu, tidak dengannya, tidak dengan siapa pun. Lalu, sekarang kamu datang kembali mengulurkan tanganmu ke arah saya, lalu berkata "Maukah kamu besertaku, lagi?" Hal pertama yang pantas saya lakukan adalah tersenyum. Kedua, dengan penuh keyakinan menggelengkan kepala. Ketiga, saya akan menjawab "sekali berarti setelah itu tak berarti."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar