"Ketika partikel-partikel kalimat tidak lagi bermakna di pendengarnya, barangkali akan bermakna di penglihatannya" -Riani'yaya'Kasih-
Senin, 06 Juni 2011
Kamu saya ibaratkan sebuah buku, akan tetapi saya sepenuhnya sadar, saya tidak bisa sesuka hati mengisinya dengan warna favorit saya. Dan, ini adalah cara saya untuk berlaku adil terhadap hubungan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar