#Justwrite 4
|Dan, dulu kamu telah memilih bahagia tanpa saya meski alasannya entah. Pada kurun waktu tertentu, saya lewati sedih saya sendiri, sakit saya sendiri, mencoba berdiri tegak, dan menepis tiap anggapan sendiri. Tidak denganmu, tidak dengannya, tidak dengan siapa pun. Lalu, sekarang kamu datang kembali mengulurkan tanganmu ke arah saya, lalu berkata "Maukah kamu besertaku, lagi?" Bagaimana saya harus menjawabnya. Entahlah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar